Rabu, 09 Mei 2018

Demokrat Ragu Jika Usung Gatot

Jakarta - Hasil survei LSI Denny JA yang menyebut bahwa elektabilitas tiga partai, Gerindra-PKB-Partai Demokrat (PD), akan meroket jika mengusung Gatot Nurmantyo sebagai capres pada Pilpres 2019. Wasekjen PD Rachland Nashidik meragukan hasil survei tersebut.

Ia mengungkapkan, peluang untuk mengusung Gatot dipasangkan dengan Komandan Kogasma PD Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) masih terbuka. Pasalnya, ia menuturkan, pasangan Gatot-AHY cukup potensial di beberapa hasil survei.

"Bisa saja kami mengusung Gatot-AHY. Harus diakui, dalam pelbagai survei, artinya bukan hanya LSI Denny JA, pasangan Gatot-AHY sangat potensial," ujarnya. Rachland melanjutkan, PD mengingatkan komitmen yang harus dilakukan oleh Gatot. Yaitu komitmen untuk memperbaiki pengelolaan kebhinekaan.

"Tapi bila kami memutuskan mengusung (Gatot sebagai capres), ada komitmen yang lebih dulu harus diberikan Gatot pada kami. Yakni, antara lain, pengelolaan kebhinekaan yang lebih baik," tutupnya.

Sebelumnya, survei Denny JA mengajukan pertanyaan 'Jika Partai Gerindra/PKB/Demokrat mengajukan Gatot Nurmantyo sebagai capres, partai mana yang akan dipilih dalam Pemilu Legislatif 2019?'

"Hasilnya menarik, partai yang disebutkan akan mengusung Gatot, elektabilitasnya menjadi naik," ujar peneliti LSI Denny JA, Ardian Sopa, di Kantornya, Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa (8/5).

"Gerindra naik menjadi 19,80%, Demokrat naik jadi 16,50%, PKB juga jika mencalonkan Gatot suara PKB menjadi naik hingga 15,80%. Jadi partai yang terasosiasi dengan Gatot sebagai capres ini makin meninggi suaranya," lanjutnya.

Survei tersebut dilakukan pada 28 April hingga 5 Mei 2018 terhadap 1.200 responden dengan wawancara tatap muka serentak di 34 provinsi. Metode yang dilakukan dengan multistage random sampling dilengkapi FGD dan analisis media serta indepth interview. Margin of error dari survei ini yakni +- 2,9%.
Load disqus comments

0 komentar